SelokBesuki - Setiap ibu hamil tentu saja mendambakan kehamilan yang sehat, normal, dan tanpa masalah berarti.
Kehamilan yang sehat, lazimnya telah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum datangnya kehamilan tersebut (prakehamilan). Sebab, kondisi kesehatan ibu hamil memengaruhi kondisi bayi yang ada di dalam rahimnya.
Mental adalah hal yang paling penting untuk dipersiapkan oleh seorang ibu, bahkan suami yang menginginkan lekas punya momongan.
Mental di sini mencakup emosi, pikiran, kemauan, dan segala hal yang berkaitan dengan pesikologi.
Persiapan mental ini termasuk hal penting karena dikhawatirkan seorang istri akan merasa stress dan belum siap jika tiba-tiba hamil tanpa merencanakan terlebih dahulu.
Kondisi stress ini tentu akan memengaruhi kesehatan janin di dalam kandungannya.
Emosi dapat diartikan dengan kondisi hati yang dapat berubah dengan begitu cepat karena adanya rangsangan atau pemikiran yang dialami.
Emosi terbagi menjadi dua yakni positif dan negatif.
Emosi positif adalah luapan perasaan yang berefek membahagiakan, misalnya: merasa senang atau gembira.
Sementara emosi negatif adalah kebalikannya, yakni luapan perasaan yang tidak membahagiakan, misalnya merasa gelisah, takut atau cemas.
Menurut Aeron Beck, pelopor teori kognitif dalam psikologi, pikiran memberikan sumbangan besar terhadap kondisi emosi setiap orang, termasuk ibu hamil.
Hal tersebut terjadi karena emosi lebih banyak ditentukan oleh hasil interpretasi pikiran terhadap fakta yang dialami.
Misalnya, ibu hamil ketika merasa mual dan ingin muntah, jika ia berusaha menginterpretasikan fakta bahwa hal tersebut adalah gejala lumrah yang biasa dialami ibu hamil, maka emosinya juga akan menjadi positif.
Sehingga akan berusaha untuk tenang, tidak cemas, dan tetap ceria. Lain halnya jika ia menginterpretasikan fakta mual dan muntah tersebut secara negatif, maka yang muncul kemudian adalah emosi negatif seperti merasa cemas, gelisah, tegang, dan selalu dirundung kesedihan.
Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang ibu hamil untuk mengelola emosinya agar selalu dalam kondisi emosi yang positif.
Semoga bermanfaat.. :)
